My Latest Photos
No photos uploaded yet.
kinan wr membuat topik baru ' Siauw Giok Tjhan, Tokoh Tionghoa Indonesia yang terlupakan' pada forum. 21/07/2017


Tokoh Tionghoa Indonesia yang bernama Siauw Giok Tjhan, hampir tak pernah terdengar sebagai salah satu tokoh gerakan kemerdekaan padahal Ia memiliki rasa nasionalismenya sangat kuat.

Siauw Giok Tjhan lahir di Surabaya pada 23 Maret 1914, Ia memiliki pendirian dan watak yang keras serta jiwa perlawanan. Itu semua terbentuk karena semasa hidupnya kerap merasakan diskriminasi terhadap Tionghoa. Semakin Ia beranjak dewasa, semangat kuat juga perjuangannya tentang keadilan.

Walaupun keluarga Siauw Giok Tjhan merupakan keturunan dari Tiongkok, tetapi Ia memiliki keyakinan sebagai putra Indonesia. Saat membela Indonesia, Ia memiliki semangat yang tidak pernah padam, sejak Ia masih muda hingga Ia wafat pada usia 67 tahun.

Melalui Harian MATAHARI di Semarang pada tahun 1933-1934, Siauw mengumandangkan semeboyan yang diikutinya, yakin “Lahir di Indonesia, Besar di Indonesia menjadi Putra-Putri Indonesia”.

Sejak masih muda, Siauw Giok Tjhan, sudah berjuang terus-menerus untuk memerdekakan Indonesia dari cengkraman Belanda. Pada tahun 1932, saat Ia berusia 18 tahun, Siauw sudah terlibat dalam pendirian Partai Tionghoa Indonesia (PTI). Ia disana menjadi pelopor termuda.

Pemikiran Siauw Giok Tjhan merupakan perpaduan antara sosialisme dan kapitalisme. Mendukung pemerintah mendorong kemajuan pengusaha lokal, tanpa memandang etnis, tapi merata bagi semua kalangan.

Ia juga merupakan salah satu anggota kelompok yang menolak asimilasi, yaitu sistem kependudukan dua negara, karena menurutnya, Tionghoa yang lahir di Indonesia merupakan penduduk asli.

Saat Indonesia merdeka, Ia menjadi perwakilan Tionghoa di pemerintahan. Menjadi Menteri Negara Urusan Minoritas dalam Kabinet Amir Syarifudin. Selama menjadi pejabat negara, Siauw dikenal sebagai sosok yang tetap sederhana, Ia tidak punya kendaraan pribadi.
Siauw Giok Tjhan tidak hanya menjabat sebagai menteri, tetapi Ia juga merupakan anggota BP KNIP, anggota parlemen RIS, anggota DPR hasil pemilu 1955 atau anggota Majelis Konstituante, anggota DPRGR/MPR-S, dan anggota DPA.

Selain itu, Ia juga pernah menjabat sebagai ketua umum Badan Permusyawaratan Kewarganegaraan Indonesia atau BAPERKI. Organisasi ini melahirkan lembaga perguruan tinggi yang sekarang dikenal dengan nama Universitas Trisakti. Ini merupakan hasil dari buah perjuangan Siauw.

Pengorbanan yang dilakukan oleh Siauw Giok Tjhan untuk Indonesia, hancur secara seketika ketika dia dituduh terlibat dalam peristiwa 1965. Ia dipenjara selama 10 tahun tanpa proses pengadilan. Setelah bebas, Ia lebih banyak menghabiskan waktu di luar negeri. Kemudian pada tahun 1981 dia wafat di Leiden, Belanda.

Demikian informasi tentang tokoh Tionghoa Indonesia, Siauw Giok Tjhan.

Info Tionghoa Indonesia yang lainnya : Sumber

Selengkapnya...